Judul


Suatu cerita dibalik sebuah nama. Kata pertama dalam setiap permasalahan. Sebuah cara dibalik kesenangan bersama. Kapan pun dan dimana pun akan tetap di ingat. Permainan biasa yang biasa dimainkan oleh orang yang tidak biasa. DAM. Permainan mahasiswa semester lima di universitas ternama, katanya. Sekempulan pemuda penerus bangsa yang memimpikan hal serupa. Sukses dalam hidup adalah hal biasa jika mereka terus bersama. Bersama dalam suka dan tetap dalam duka.
Hujan di sore itu bersambut dengan hembasan batu di meja itu. Udara dingin di jalan Sembada. Sambil telungkup seorang pemuda yang masih biasa saja akan menuju kesuksesan dalam hidupnya sedang menulis cerita. Cerita di balik sebuah cerita. Ada banyak rahasia di dalam hidupnya. Di dalam pembelajaran, pencitraan, bukan dalam penghianatannya. Bersama-sama mereka menjalani harinya. Walau lama sudah tak jumpa. Mungkin juga nanti mereka jarang berjumpa. Bila berjumpa, mereka sudah membawa anak dan istrinya.
Anak yang terus mendengar cerita ceria dalam hidup bapaknya. Sangkrang balak. Gopla. Adalah hal biasa di buat bapaknya bersama teman di depannya. Itu dia, di depan kita bukan hanya ada orang baik. Orang yang bisa memahami kita seperti ibu dan bapak kita. Istri yang sedang berjalan di samping mereka adalah wanita biasa yang terus berada di dalam suka dan duka mereka. Jadi sampai kapan wanita itu muncul dalam kehidupan suaminya sekarang. Bisa jadi dia, dia, atau mungkin juga dia.
Dia yang memutuskan untuk pergi sebelum tahun baru itu, atau dia yang suaminya inginkan. Bisa jadi dia yang memilih untuk tetap saling berkomunikasi tetapi dengan jalannya masing-masing. Kemungkinan mereka tahu siapa kami sekarang. Calon suami idaman dalam hidupnya. Hidup yang banyak masalah dan di selasaikan dengan baik walau tidak mudah. Karna kami biasa menyelesaikan masalah, satu demi satu. Dalam hati mereka, tetap ada nama di salah satu dari pemuda yang tetap menjunjung nilai agama. Tiada perbedaan tiada dusta yang serupa. Hanya dalam kebersamaan mereka bisa tertawa lepas bersama.
Kalau saja waktu ini dapat dihentikan, mereka berlima akan selalu menjadi yang pertama dalam antrian masuk ke dalam. Hingga mereka menua sampai jasad dan rohnya tidak lagi bersama. Tapi ingatan mereka masih terus memutar kembali kenangan mereka. Setidaknya mereka pernah menjalani bersama. Hari ceria dalam duka. Mungkin belum, tapi bakalan terjadi. Bila saja mereka tetap cerita sampai istrinya kelak bosan dengan cerita serupanya. Ya , hidup memang sementara. Sementara ini biarkan kami tetap bersama. Sampai akhirnya nanti kami tak kan pernah berhenti bercerita tentang apa dan dimana kami saat bersama.
Tetapla kuat, ikut cara mainnya. Ada hal yang biasa di lakukan, dan tidak banyak mereka sadari. Tersenyumlah, berikan senyumanmu saat kau berada di dekat mereka. Jangan terlalu banyak menutupi, karna tak selamanya hal yang kau tutupi itu baik. Jangan diam, karna diam bukan emas. Tapi diam bisa satu masalah di belakangan hari.
Latest
Previous
Next Post »